SepotongHati Yang Baru di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. BUKU NOVEL SEPOTONG HATI YANG BARU. Rp 30.000. Jakarta Pusat TOKO RAFFABAIM BOOK (1) Sepotong Hati yang Baru. Rp 49.999. Kota Tangerang Selatan Islamic Book Service (3) Sepotong Hati di Angkringan.
coveryang berwarna merah muda yang yang terlihat anggun untuk dilihat mata, dan dari judulnya “sepotong hati yang baru” yang sebelumnya saya berfikir bahwa dalam cerita tersebut mengkisahkan sepasang kekasih
yang resensi novel terbaru tere liye rindu aulia s porch, bokumania koleksi novel karya tere liye, novel terbaru tere liye bintang beserta cuplikan mas, bokumania koleksi novel detik com, sepotong hati yang baru by tere liye goodreads com, kumpulan kata kata novel tereliye was was com, biografi dan foto tere liye update 2019 biografi orang
RESENSINOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE 1. Data Buku a. Judul Novel : Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin b. Penulis: Tere-Liye c. Jumlah Halaman : 264 Halaman d. Gambar dan Warna : e. Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama f. Alamat Penerbit : Blok I,Lantai 4-5 Jl.Palmerah
. Cinta Adalah Rasionalitas Oleh Novianti Judul Buku Sepotong Hati yang Baru Pengarang Tere Liye Penerbit Mahaka Publishing Cetakan IX , Februari 2014 ke sembilan Jumlah Halaman vi + 206 halaman Buku Sepotong Hati yang Baru merupakan kumpulan 8 cerita pendek. Buku ini adalah buku kedua dari serial Berjuta Rasanya yang juga merupakan kumpulan cerpen karya Tere Liye. Seperti Berjuta Rasanya, buku ini berisikan cerita-cerita dengan tema perasaan dan cinta. Pengarang menyajikan berbagai kisah cint ala legenda hingga modern. Setiap cerita di dalamnya memiliki kekuatan masing-masing, baik dari segi penyampaian cerita maupun dari permasalahannya. Sesuai dengan judul, buku ini lebih dititik beratkan pada tema “patah hati” dan bagaimana mendatangkan pemahaman-pemahaman yang lebih bijaksana dalam menyikapinya. Cerpen pertama, berjudul “Hiks, Kupikir Itu Sungguhan” berkisah tentang dua remaja bersahabat yang menyukai orang yang sama. Kasmaran menyebabkan mereka tidak lagi berpikir waras dan rasional. Menerjemahkan semua kejadian berdasarkan yang mau mereka dengar atau lihat saja. Padahal nyatanya? Tidak sama sekali. Cerpen kedua, “Kisah Sie Sie” menceritakan Sie Sie, amoi dari daerah Singkawang yang terpaksa menikah dengan Wong Lan, pria kaya asal negeri Taiwan. Lelaki itu tidak mencintai Sie-Sie sama sekali, malahan Sie-Sie hanya dijadikan alasan untuk mendapatkan harta warisan orangtuanya. Keteguhan hati Sie Sie dalam menjalankan apa yang telah dijanjikan pada ibunya merupakan hal yang sangat jarang kita jumpai dalam era modern ini. Cerpen ketiga adalah “Sepotong Hati yang Baru”. Cerpen yang judulnya digunakan sebagai judul buku ini memiliki pesan yang sangat baik. Bahwa cinta bukan sekedar memaafkan, cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya, cinta adalah harga diri, cinta adalah rasionalitas sempurna. Cerpen keempat berjudul “Mimpi-Mimpi Sampek-Engtay” yang merupakan salah satu cerita yang paling menarik di buku ini. Membaca cerita ini membuat kita serasa sedang menyaksikan film kolosal. Sebuah kisah percintaan Sampek seorang pemuda miskin dengan Engtay putri salah seorang petinggi kerajaan. Kisah mereka berakhir tragis dengan kematian Engtay, namun sebelum itu Sampek sempat mengeluarkan jurus Sembilan Naga Surga saat melawan prajurit dan pendekar kerajaan. Jurus itu hanya dapat dikuasai oleh seseorang yang memiliki hati yang baik tapi tersakiti dan tidak pernah membenci atas takdir yang menyakitkan. Cerpen kelima, “Itje Noerbaja dan Kang Djalil” berlatar Indonesia saat dikuasai oleh VOC. Cerpen ini berceritan tentang kisah cinta seorang pembantu dan pengawal dari Meneer dan Mevrouw. Kemudian cerpen “Kalau Semua Wanita Jelek” yang merupakan serial dari salah satu cerita di Berjuta Rasanya. Cerpen ini mengisahkan Jo dan Vin, dua orang sahabat yang menurut kriteria kecantikan masa kini digolongkan pada kategori jelek atau lebih halusnya tidak cantik, tidak menarik, dan tidak-tidak lainnya. Cerpen ketujuh berjudul “Percayakah Kau Padaku?” merupakan cerita yang terinspirasi dari kisah Rama dan Shinta. Pada cerpen ini, Rama yang merupakan pasangan Shinta dikisahkan merasa ragu akan kesucian Shinta yang telah diculik Rahwana. Tere Liye begitu pandai merangkai alur demi alur yang membuat pembaca hanyut dalam kisah yang berakhir menyedihkan ini. Cerpen terakhir berjudul “Buat Apa Disesali….” merupakan cerpen yang sangat menyesakkan hati. Cerpen ini berkisah tentang seorang anak menteri dan anak pembantu. Dua orang yang bersahabat sejak kecil dan jatuh cinta saat dewasa. Namun sayangnya takdir tidak mempersatukan mereka. Cerita ini diambil dari kisah nyata seorang sahabat pengarang. Salah satu hal yang jarang dijumpai pada buku lain adalah pada cerita “Itje Noerbaja dan Kang Djalil” Tere Liye menggunakan ejaan lama. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi pembaca yang kebanyakan tentu tidak familier dengan penggunaan ejaan lama. Di setiap tulisannya Tere Liye selalu menyisipkan pesan-pesan bermakna dalam menjalani dan memahami setiap proses kehidupan, begitu juga di dalam buku ini. Tere Liye selalu pandai merangkai berbagai kata sederhana menjadi kalimat-kalimat penuh makna. Cerita-cerita dalam Sepotong Hati yang Baru ini sangat menarik untuk dibaca. Dengan merebaknya fenomena “galau”, buku ini layak dibaca untuk memberikan pemahaman yang baik tentang cinta.
Hai, aku Gita, aku mau ulas buku karya salah satu penulis favoriteku, Tere Liye. Dan seperti biasa aku akan memberikan pendapatku terkait pelajaran apa yang bisa aku ambil dari buku ini.... Judul Sepotong Hati Yang Baru Karya Tere Liye Buku ini berisi delapan cerpen dengan tema cinta dan patah hati. Kisah-kisah yang ditulis di dalamnya bukanlah kisah klise. Tere Liye membuat bahasa di dalam buku ini sangat ringan sehingga mudah dimengerti oleh pembaca. Yang unik adalah cerpen urutan ke lima karena menggunakan ejaan zaman dulu. Hal yang bisa saya pelajari dari cerpen kedua adalah kita selalu di hadapkan dengan berbagai pilihan, kita bisa bebas memilih di antara banyak pilihan itu dan menjadikan hidup kita lebih baik, tidak seperti tokoh utama, ia tidak diberikan banyak pilihan, hanya satu pilihan yang harus dia pilih demi keluarganya. Dari sini aku belajar, bahwa dalam memilih keputusan, kita harus memikirkannya masak-masak dan saat kita sudah memilih, kita tidak boleh menyesali pilihan itu, karena pasti akan terdapat pelajaran penting dalam pilihan tersebut. Selanjutnya, dalam cerpen nomor 6, penampilan fisik memang menjadi hal penting yang harus dirawat apalagi oleh kaum perempuan. Namun, bukan alasan jika dengan ambisi kita ingin dilihat cantik atau tampan, kita bisa berlaku egois atau seenaknya dengan orang di sekitar kita. Ambisi boleh, namun jangan sampai meninggalkan orang-orang yang pernah mensupport kita. Dan jangan pernah sekalipun menghina fisik orang, karena bisa saja dia lebih unggul banyak hal dibanding kita dan kita belum tentu lebih baik dari orang yang kita hina. Thank you 💖💖
A. LATAR BELAKANG Judul Buku SEPOTONG HATI YANG BARU Pengarang Tere Liye Penerbit Mahaka Publishing Tahun Terbit 2012 Tebal Buku 206 halaman Hal yang membuat saya tertarik untuk membaca novel ini adalah cover dan judul buku. Cover yang berwarna merah muda yang yang terlihat anggun untuk dilihat mata, dan dari judulnya “SEPOTONG HATI YANG BARU” yang sebelumnya saya berfikir bahwa dalam cerita tersebut mengkisahkan sepasang kekasih yang hubungannya sudah berakhir dan salah satu dari kekasih tersebut bisa berpindah halauan dari hati yang lain, ternyata penulis dalam menyajikan cerita dalam novel “SEPOTONG HATI YANG BARU” ini berbeda. Penulis mengkisahkan sepasang kekasih dan salah satu dari sepasang kekasih tersebut menghianati pasangannya, padahal cewek tersebut baru pertama kali bertemu dengan cowok yang disukainya. Akhirnya cewek tersebut memutuskan untuk mengakhiri kisah cinta mereka, padahal sang cowok telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk persiapan pernikahan mereka. “aku bahkan hampir sesak menahan napas mendengar kalimat Rio yang terlihat yakin nan mantap. “aku nggak malu-maluin, kan, Rio?” “kamu cantik, Na. apanya yang malu-maluin?” Wajahku bersemu merah. “Rileks saja, ya, Na.”Rio menatapku, mengangguk. Aku ikut mengangguk patah-patah.” Nana yang menganggap bahwa Rio menyukai Nana dan Rio mengajak ke rumah orang tuanya dengan tujuan untuk diperkenalkan sebagai seorang kekasih. Sebenarnya alas an Rio membawa Nana ke rumah orang tuanya dan di pertemukan dengan orang tuanya karena orang tua Rio mempunyai usaha kue dan kebetulan Nana pintar dalam membuat kue, dan Rio mengajak Nana untuk ikut campur tangan dalam membuat kue. Sama halnya dengan Putri, Nana GR dengan apa yang Rio lakukan untuk Nana. “Sie sie memeluk erat ibunya, “Sie janji, ma. Pernikahan ini akan abhagia. Sie akan mencintai dia apa adanya. Sie janji Ma, dia juga akan mencintai Sie apa adanya”. Remaja 16 tahun, Sie sie namanya harus menikah dengan pemuda Taiwan yang mempunyai perangai buruk hanya untuk mendapatkan biaya untuk ibunya yang sakit dan adik-adiknya. Pemuda Taiwan itu menikahi dengan alasan untuk mendapatkan warisan dari orang tuanya. Setelah pernikahan mereka terlaksana Sie sie dibawa suaminya ke Taiwan. Hal yang dilakukan suaminya setelah Sie sie di Taiwan dia memperlakukan Sie sie bukan layaknya sebagai istri. Sie sie diperlakukan seperti pembantu yang tanpa dibayar sepeserpun kecuali tempat tidur dan makan. Tetapi Sie masih mencintai suaminya, karna dia yakin dia akan membuat suaminya bisa menerima dan mencintai Sie apa adanya, begitu pula sebaliknya. Setelah semua perusahaan dari warisan orang tuanya habis dan mengalami kebangkrutan, Wong Lan, suami Sie sie tidak ada kabarnya lagi. Sie sie terus mencari suaminya yang dahulu pernah menganiayanya, dan untuk menyambung hidup Sie sie membuka jasa jahit baju, sedikit demi sedikit uang yang terkumpul, untuk mencari suaminya yang sudah tidak ada kabarnya lagi. Akhirnya, ada kabar bahwa suami Sie sie berada di Hongkong dan hidupnya terlunta lunta. Terdengar juga kabar dari Singkawang bahwa ayah Sie sie menginggal dunia, Sie sie mengalami dilemma, apakah dia harus pergi ke Singkawang untuk mengantarkan jasad ayahnya ataukah menjemput suami yang telah menganiayanya. Keputusan terakhir Sie sie menjemput suaminya di Hongkong, dan suaminya mulai sadar dan mulai cinta kepada istrinya. Sie sie pun telah menepati janjinya yaitu dapat membuat suaminya menerima dan mencintai Sie sie apa adanya. Maafkan aku Alysa, aku sudah menikah. Bukan dengan seseorang yang amat aku cintai, aku inginkan. Tetapi setidaknya ia bisa memberikanku sepotong hati yang baru. Maafkan aku. Kau lihat. Ini cincin pernikahan kami, batu giok.” Aku menelan ludah. Kisah sepasang kekasih yang hubungannya sudah berakhir hanya karena cowok yang pernah ketemu dengannya, dan dalam waktu kurun 5 hari dia bisa mencintai dan memutuskan hubungannya yang sebentar lagi melangsungkan pernikahan, bahkan cowoknya telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk pernikahannya. Alysa mencoba untuk kembali lagi dengan kekasihnya, tapi kekasihnya sudah mencoba untuk pindah ke lain hati. Meskipun cowok itu sudah mencoba untuk melupakannya, tapi di hati cowok itu masih ada perasaan sayang untuk kekasihnya tersebut dan mencoba untuk melupakannya. Dua tahun berlalu, Sampek tak sekali pun menyadari Engtay seorang perempuan, kalau teman sekamarnya saja tidak tahu apalagi murid Biara Shaolin lainnya. Juga rahib-rahib suci yang memimpin biara. Rahasia ganjil itu sempurna tersembunyi. Engtay anak putra mahkota ibu kota yang menginginkan untuk menimba ilmu di Biara Shaolin, yang mana di Biara Shaolin tersebut murid-muridnya hanya laki-laki, dan Engtay pun diijinkan orangtuanya untuk menimba ilmu di Biara Shaolin, untuk bisa menimba ilmu di Biara Shaolin Engtay harus mengubah penampilannya layaknya seorang cowok asli. Engtay sekamar dengan cowok asli, setelah beberapa tahun berlalu Engtay mulai tertarik dengan teman sekamarnya, Sampek namanya. Setelah Sampek mengetahui kalau Engtay itu seorang perempuan dan Engtay mencintai Sampek, dan mereka sling berpacaran. Engtay menerima surat dari Istana jika bapaknya sakit dan mengharuskan Engtay untuk pulang ke Istana. Surat yang ditulis itu semua hanya rekayasa semata, ibunya ingin segera melangsungkan pernikahan Engtay dengan putra mahkota raja. Engtay tidak mencintai pemuda yang dijodohkan orangtuanya tersebut. Engtaypun mengirimkan surat untuk Sampek kekasihnya untuk menjemputnya karena pernikahan dengan putra mahkota raja akan segera dilangsungkan. Sampek pun menjemput Engtay, dan ribuan prajurit telah menghadang di Istana, Sampek tidak bisa mengalahkan ribuan prajurit tersebut. Engtay bertemu seorang kakek-kakek yang telah renta, dan kakek-kakek tersebut merupakan ayah dari Engtay. B. JENIS NOVEL Novel “SEPOTONG HATI YANG BARU” ini fiksi, karena penulis tidak menceritakan kehidupan nyata, melainkan penulis mengarang kisah-kisah yang terjadi dalam novel tersebut. C. PENILAIAN Buku karya Tere Liye ini layaknya dibaca oleh remaja, karena penulis menceritakan tentang cerita cinta yang sering dialami para remaja. jika remaja membaca novel ini mereka akan mengerti yang namanya pengorbanan cinta yang dialami sepasang kekasih seperti yang dialami Sampek dan Engtay pada novel Tere Liye yang berjudul “SEPOTONG HATI YANG BARU”. Buku karya Tere Liye ini tidak pantas untuk dibaca oleh anak dibawah umur, karena isi dari novel tersebut menceritakan tentang kisah percintaan. Bahasa yang digunakan penulis mudah untuk dipahami pembaca, kecuali dalam sub judul “ITJE NOERBAJA & KANG DJALIL” karena bahasa yang digunakan masih menggunakan ejaan lama yang membuat pembaca susah untuk memahami kata-kata yang tertulis dalam novel Sepotong Hati yang Baru. Dalam novel “SEPOTONG HATI YANG BARU” terdapat kesamaan cerita dengan novel karya Tere Liye yang berjudul “BERJUTA RASANYA”, dalam sub bab yang berjudul Bila Semua Wanita Cantik terdapat kesamaan cerita dengan novel SEPOTONG HATI YANG BARU dalam sub bab yang berjudul Kalau Semua Wanita Jelek, dan kesamaan lainnya yaitu mengkisahkan tentang percintaan yang dialami para remaja masa sekarang.
Tanpa adanya pengorbanan dan perjuangan tak akan ada yang namanya cinta. Tanpa adanya penyesalan dan pengkhianatan tak akan ada yang namanya sakit hati. Cinta bisa membuat hati melayang, cinta bisa menjadi pisau yang membuat hati kita teriris-iris, dan cinta bisa mengobati luka di hati yang luka. Kisah-kisah dalam buku Sepotong Hati yang Baru akan membuka hati dan pikiran kita kepada indahnya mencintai dan dicintai serta persahabatan. Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye adalah buku kedua dari serial Berjuta Rasanya. Cerita-cerita cinta romantis ala legenda hingga modern menjadi daya tarik buku laris ini. Kang Djalil, pejuang Betawi harus mengorbankan jiwanya demi kemerdekaan negara Indonesia. Itje sang kekasih pun ikut berjuang bersama Kang Djalil mengusir penjajah. Cerita yang berlatar era zaman kolonial ini juga didukung dengan bahasa ala tempo doloe. Tidak hanya itu, kisah Sie-Sie, Amoi dari daerah Singkawang yang terpaksa menikah dengan Wong Lan, pria kaya asal negeri Taiwan. Lelaki itu tidak mencintai Sie-Sie sama sekali, malahan Sie-Sie hanya dijadikan alasan untuk mendapatkan harta warisan orangtuanya. Jejaring sosial Facebook membuat masalah perintaan Putri jadi runyam! Gara-gara status di Facebook, Putri si anak kost sanang bukan kepalang gara-gara statusnya di Facebook selalu di-like dan di-comment sama gebetannya. Udah makin lebay dan membuat teman kostnya, Nana, cemburu, eh…ternyata Putri Cuma ke-ge’er-an doang. Masih banyak kisah-kisah seru lainnya di buku ini. Tere-Liye berhasil menambahkan bumbu lucu, kocak, konyol, sedih, hingga duka di alur ceritanya. Emosi pembaca jadi diaduk-aduk, kadang senang, kadang sedih, bahkan kadang bisa kesal sendiri. Sudah menjadi keunikan Tere Liye di dalam setiap karyanya, ia selalu memberi pesan indah yang tersembunyi di setiap percakapan si tokoh. Bagi penggemar novel-novel Tere Liye, Sepotong Hati yang Baru akan melengkapi koleksi-koleksi novel penulis dengan nama asli Darwis ini. Untuk mendapatkan novel Sepotong Hati yang Baru silahkan klik [RP] This entry was posted in Buku Tere Liye and tagged Best Seller, cinta, novel, Resensi, Tere Liye. Bookmark the permalink.
resensi novel sepotong hati yang baru